Atasi Masalah Penumpukan Sampah, Dinas LH Rancang Desain Pembangunan ITF

Atasi Masalah Penumpukan Sampah, Dinas LH Rancang Desain Pembangunan ITF

Jakarta – Bagi daerah perkotaan yang padat penduduk seperti Jakarta, sampah merupakan masalah yang dapat mengganggu lingkungan dan kenyamanan hidup terutama jika tidak ditangani dengan baik.

Dengan produksi sampah yang mencapai 7000-8000 ton per hari, proses penanganan sampah yang hanya menggunakan sistem pengumpulan di Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS) kemudian diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tanpa diolah terlebih dahulu, tentu berpotensi menimbulkan masalah penumpukan sampah.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta merencanakan pembangunan fasilitas pengelola sampah di dalam kota atau Intermediate Treatment Facilities (ITF).

ITF dapat mengolah sampah kota secara cepat dan tidak memerlukan lahan terlalu luas, namun tetap menggunakan prinsip teknologi ramah lingkungan.

Teknologi ITF yang dirancang di DKI Jakarta serupa dengan teknologi yang digunakan di Jepang, Singapura, Perancis, Austria, dan Finlandia. Teknologi tersebut memungkinkan pengolahan sampah menghasilkan energi listrik.

Penerapan teknologi modern untuk mengolah sampah diharapkan dapat mengurangi pengiriman sampah ke TPA, sekaligus menghasilkan energi listrik untuk mendukung operasional ITF dan juga dapat dimanfaatkan oleh warga Jakarta.

Share this post