Gubernur Ajak Warga Kerja Bakti Bersihkan Sampah Sisa Banjir

Gubernur Ajak Warga Kerja Bakti Bersihkan Sampah Sisa Banjir

Minggu pagi, Pasukan Warna-Warni melakukan penanganan kebersihan pasca banjir di Kecamatan Makasar Jakarta Timur yang dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sekda DKI Jakarta, Syaefulloh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Andono Warih juga tampak ikut mendampingi Gubernur. Andono beserta jajarannya siap melaksanakan kerja bakti membantu warga yang masih kesulitan membersihkan sisa banjir di rumahnya.

Pekerjaan kita masih tersisa di depan, jalan-jalan di kampung di komplek masih banyak yang kotor oleh lumpur, rumah dan perabotan belum semua dibersihkan, puing-puing sisa banjir masih ada yang tersisa. Tutur Anies dalam sambutan apelnya.

Dalam penanganan kebersihan pasca banjir ini, semua jajaran Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi untuk membantu meringankan beban warga.

dalam akun pribadinya Anies juga menyampaikan terima kasih pada semua yang telah pilih turun tangan, pilih mendatangi kampung dan komplek saudara sekota, pilih berkotor-kotor untuk membersihkan.

berikut adalah postingan lengkap pada akun Facebook Anies Baswedan.

Terima kasih pada semua yang telah pilih turun tangan, pilih mendatangi kampung dan komplek saudara sekota, pilih berkotor-kotor untuk membersihkan.

117 ribu orang tak cuma urun-angan, tapi turun-tangan. Semua memilih bekerja untuk sesama. Pada semua kita kirimkan rasa salut, rasa hormat!

Baju kotor, celana penuh bercak lumpur, bahkan tangan kaki tak lagi nampak kulitnya. Itulah para peserta kerja bakti pagi ini di 388 RW di Jakarta. Sejak pukul 6 pagi, sekitar +/- 300 orang semua berkumpul per RW terdampak. Semua bekerja, bahu membahu.

Kami berkerja di RW 03, Kel. Makasar, Kec. Makasar, Jakarta Timur. Relawan antusias, warga menyambut dengan tangan terbuka. Ibu-ibu dan warung-warung setempat memberikan minuman dan penganan. Kerja dalam hangat, guyub dan solider. Kita semua bersih-bersih bersama, hingga terangkut sampah lebih dari 50 rit truk sampah dari lokasi ini.

Ini bukan sekadar soal membersihkan sampah, tapi juga soal mengikateratkan perasaan kebersamaan antar warga di Ibukota.

Ribuan kini kenal kampung lain, komplek lain, dan juga kini kenal dengan warganya. Lokasi-lokasi yang mungkin tak pernah dikunjunginya, kini bagian dari kenangannya sebagai warga Jakarta.

Inilah gotong-royong. Inilah Indonesia.

Share this post