JAKARTA — Bu As dan tim kecilnya merawat Bank Sampah Kresek Indah setiap minggu dengan penuh dedikasi seperti anaknya sendiri. Meski jumlah timnya terbatas, kerja keras dan dedikasi mereka berhasil membuat bank sampah ini menjadi inspirasi masyarakat sekitar.
Dedikasi Setiap Minggu
Pada mulanya, Bank Sampah Kresek Indah hanyalah inisiatif kecil untuk membantu warga memilah sampah untuk warga sekitar. Bu As dengan telaten rutin mencatat nasabah, menimbang sampah yang masuk, dan mengedukasi warga tentang pentingnya daur ulang.
“Setiap minggu harus diperhatikan dan dibimbing agar Bank Sampah Kresek Indah ini bisa tumbuh dan berkembang,” ujar Bu As.
Inovasi dan Prestasi
Berkat kerja kerasnya ini mendorong warga untuk lebih kreatif dan inisiatif untuk mengumpulkan dan menyetorkan sampah di Bank Sampah, lahirlah Inovasi Kilau Berkah, sebuah produk perhiasan daur ulang dari sampah yang berhasil meraih Juara 3 Jakarta Innovation Award (JIA) 2025, kategori masyarakat.
Digitalisasi untuk Efisiensi
Atas penghargaan yang diraihnya, hadiah yang didapat dimanfaatkan oleh Bu As untuk membeli laptop guna mendukung digitalisasi operasional bank sampah melalui website e-Bank Sampah DKI Jakarta (https://banksampah.jakarta.go.id/). Melalui sistem digital satu pintu ini, mulai dari pendataan nasabah, pencatatan sampah, dan pelaporan menjadi lebih cepat dan akurat. Sementara tim Bank Sampah bisa tetap fokus pada edukasi dan pengelolaan sampah kreatif.
Dampak Nyata bagi Masyarakat
Meski Bank Sampah Kresek Indah dikelola oleh tim kecil, dampak bank sampah ini terasa luas. Warga dan anak-anak sekitar bisa belajar memilah sampah, memanfaatkan sampah daur ulang, dan ikut menjaga kelestarian lingkungan.
“Melihat anak-anak atau warga membawa sampah untuk dipilah, rasanya seperti melihat anak-anak sendiri belajar bertanggung jawab,” tambah Bu As.
Kisah Bu As mengingatkan bahwa ukuran tim bukan penghalang untuk perubahan. Dengan dedikasi, ketekunan, dan pemanfaatan teknologi setelah penghargaan, setiap orang bisa menghasilkan dampak nyata bagi lingkungan sekaligus membuka peluang inovasi yang bisa direplikasi di wilayah lainnya.
(Sumber Foto: Beritajakarta)