Beranda

Menu

Pilih menu navigasi

Berita

Peringati Hari Lingkungan Hidup dan HUT ke-56 Paroki Rawamangun, Gereja Kudus Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Pengelolaan Sampah di Pulau Tidung

Kamis, 02 Juli 2026 | 219 views

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus Hari Ulang Tahun ke-56 Paroki Rawamangun, Gereja Kudus menyelenggarakan kegiatan bakti sosial di RPTRA Pulau Tidung, Rabu (1/7). Kegiatan ini menggabungkan aksi sosial, edukasi lingkungan, dan penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

 

Rangkaian kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, sosialisasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber, penyaluran bantuan sosial (bansos), serta penanaman mangrove. Sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut yang melibatkan unsur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan warga Pulau Tidung.

 

Romo Albertus Feri Asmarajati, MSF mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Gereja Kudus dalam memperingati dua momentum penting sekaligus.

 

"Kegiatan baksos ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan HUT Paroki Rawamangun ke-56," ujarnya.

 

Sekretaris Kelurahan Pulau Tidung, Ari Prianto, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan. Menurutnya, kegiatan tersebut selaras dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

 

"Kegiatan ini sejalan dengan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber," kata Ari Prianto.

 

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat dan Pengelolaan Sampah, Sudin Lingkungan Hidup Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Riza Lestari Ningsih, menyambut baik keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

 

"Kami menyambut baik peran para pihak dalam mensukseskan Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber guna mengurangi beban TPA Bantar Gebang," ungkapnya.

 

Salah satu anggota Gereja Kudus, Lucia Mona Hartari, berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

 

"Setelah kegiatan ini dilaksanakan semoga akan berdampak baik pada lingkungan dan bisa mengurangi sampah yang akan masuk ke Bantargebang," ungkap Lucia.

 

Kegiatan ini dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri atas perwakilan Dewan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Camat dan Wakil Camat Kepulauan Seribu Selatan, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Sekretaris Kelurahan Pulau Tidung, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Pulau Tidung, Ketua dan Anggota LMK, Karang Taruna Kecamatan dan Kelurahan Pulau Tidung, perwakilan PKK Kecamatan dan Kelurahan, para Ketua RW, Jumantik, Dasawisma, perwakilan PJLP Sudin Lingkungan Hidup Kelurahan Pulau Tidung, serta Ketua Zona PPSU Kelurahan Pulau Tidung.

 

Melalui kolaborasi antara pemerintah, organisasi keagamaan, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kesehatan, mengelola sampah sejak dari sumbernya, serta memperkuat upaya pelestarian ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.